Batu Pandang Ratapan Angin: Spot Foto Hits di Dieng
Kawasan wisata dataran tinggi Dieng tidak ada hentinya menawarkan hal-hal yang indah dan menakjubkan. Pemandangan alam yang indah, udara yang sejuk hingga destinasi wisata yang memanjakan mata.
Batu Pandang Ratapan Angin, salah satu tujuan wisata populer di kawasan wisata Dieng bisa menjadi alternatif wisata terbaik saat Anda pergi berkunjung ke kawasan wisata dataran tinggi Dieng. Obyek wisata ini bisa disebut sebagai salah satu surga tersembunyi yang memungkinkan Anda untuk menikmati keindahan alam yang mempesona di kawasan wisata tersebut.

Foto Oleh: Google Maps Yuda
Mungkin tidak sedikit orang yang belum mengenal dan mengetahui tentang obyek wisata Batu Pandang ini. Obyek wisata yang beralamat di Jalan Dieng Km.2, Dieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ini sendiri merupakan gardu pandang alami yang terletak di ketinggian 2.100 mdpl di mana Anda disuguhkan pemandangan Telaga Pengilon dan Telaga Warna dari ketinggian.
5 Aspek yang Membuat Batu Pandang Ratapan Angin Ramai Dikunjungi oleh Wisatawan
Bagi Anda yang baru pernah mendengar destinasi wisata yang satu ini, tentu ada satu pertanyaan menyeruak di benak Anda. Sebenarnya apa yang membuat destinasi wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan?
Untuk menjawab pertanyaan Anda tersebut, berikut ini 5 faktor yang membuat Batu Pandang Ratapan Angin menjadi salah satu destinasi wisata di dataran tinggi Dieng yang populer dan ramai dikunjungi oleh wisatawan.
1. Banyak spot-spot untuk foto yang unik dan estetik
Salah satu hal yang membuat banyak orang meluangkan waktu untuk datang ke Batu Pandang ini adalah banyaknya spot-spot foto yang unik dan menarik yang ditawarkan di sekitar area gardu pandang alami ini.
Salah satu yang menjadi favorit adalah tulisan Batu Pandang Ratapan Angin dengan latar belakang bebatuan alami yang menandakan jika orang yang berfoto di sana sudah pernah berkunjung ke bukit pandang tersebut.
Selain itu, di sana Anda juga bisa mendapatkan foto terbaik dengan latar belakang tulisan “I Love Dieng” maupun mengambil beberapa foto di gardu pandang yang dibangun dengan bahan dasar kayu. Dengan berbagai macam spot foto yang unik, menarik dan juga estetik, tidak heran jika destinasi wisata yang satu ini banyak dilirik pelancong yang datang berkunjung ke kawasan wisata dataran tinggi Dieng ini.
2. Merasakan langsung hembusan angin di antara dua batu besar
Kurang lengkap rasanya jika Anda berkunjung ke Batu Pandang tanpa merasakan langsung sensasi dari hembusan angin sejuk yang bisa Anda rasakan di antara kedua batu besar yang terletak di atas batu pandang tersebut.
Bisa dibilang hal tersebut juga menjadi salah satu pesona dan daya tarik khusus yang dimiliki oleh destinasi gardu pandang alami tersebut guna menarik banyak pengunjung untuk datang berkunjung. Asal nama Ratapan Angin pada destinasi wisata Batu Pandang ini bukannya tidak memiliki arti dan makna.
Nama tersebut sejatinya berasal dari hembusan angin yang masuk dan melewati celah yang ada pada sela-sela batu besar di puncak bukit tersebut. Saat angin melewati celah, suaranya seperti seseorang yang sedang meratap, itulah mengapa Batu Pandang tersebut diberi nama Batu Pandang Ratapan Angin.
3. Merasakan sensasi mendaki bukit
Sebelum Anda bisa mencapai ke puncak gardu pandang alami pada obyek wisata Batu Pandang ini, Anda harus melakukan pendakian dengan jarak tempuh kurang lebih 300 meter terlebih dahulu.
Bagi Anda yang belum pernah melakukan pendakian, baik itu bukit maupun gunung, mendaki ke puncak gardu pandang ini bisa menjadi momen pertama di mana Anda akan merasakan langsung sensasi mendaki bukit, meskipun ini terhitung sebagai jalur pendakian singkat.
Untuk mendaki ke puncak gardu pandang, Anda tidak perlu melewati jalur dan medan yang curam dan berbahaya. Bahkan untuk menuju ke puncak, Anda hanya perlu menyusuri anak tangga lengkap dengan pegangannya sehingga sangat aman.
Khususnya bagi Anda yang berkunjung ke Batu Pandang Ratapan Angin sembari membawa anak-anak. Selama perjalanan mendaki, Anda akan melewati berbagai macam tempat mulai dari kebun warga hingga hutan pinus dengan suasananya yang menyejukkan.
4. Spot terbaik menikmati pemandangan telaga Warna dan Pengilon
Ketika berkunjung ke Dieng, Anda pasti menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Telaga Warna maupun Telaga Pengilon. Daripada melihat dari dekat kedua telaga tersebut dengan pemandangan yang itu-itu saja, Anda bisa mencoba menikmati pemandangan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dengan sudut pandang yang berbeda.
Anda bisa mencoba melihat langsung kedua telaga paling populer di Dieng langsung dari puncak Batu Ratapan Angin. Melihat pemandangan Telaga Warna dan Pengilon dari sudut yang berbeda tentu memberikan Anda perspektif lain dalam menikmati pemandangan alam tersebut.
Selain itu, dari puncak gardu pandang Anda juga bisa mengambil beberapa foto estetik dengan latar belakang Telaga Warna dan Telaga Pengilon. Mengambil foto dari atas ketinggian dengan latar belakang Telaga Warna dan Pengilon memang indah, tapi tetap hati-hati dan waspada saat Anda mengambil foto dari ketinggian di Batu Pandang Ratapan Angin.
5. Berjalan di atas jembatan merah putih
Salah satu spot ikonik yang bisa Anda coba saat berkunjung ke puncak Batu Pandang adalah jembatan merah putih. Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antara satu bukit dengan bukit lainnya di puncak gardu pandang tersebut.
Anda bisa menyeberang melintasi dua bukit melalui jembatan merah putih sembari melihat pemandangan alam yang indah dan mempesona di kawasan Dieng tersebut. Jembatan ini memiliki warna yang cukup kontras, serupa dengan warna bendera Indonesia, yaitu merah putih.

Foto Oleh: Google Maps Rohman
Beberapa hal yang disebutkan dalam pembahasan tersebut di atas hanyalah segelintir dari daya tarik yang bisa Anda temukan dan rasakan langsung saat berkunjung ke puncak gardu pandang alami di kawasan wisata dataran tinggi Dieng. Anda juga bisa menyaksikan Telaga Warna serta Pengilon dari sudut yang berbeda hingga berjalan melintasi jembatan merah putih yang ikonik.
Udara sejuk, pemandangan yang indah serta sensasi hembusan angin dari puncak Batu Pandang Ratapan Angin menjadi beberapa alasan mengapa Anda wajib berkunjung ke sana. Jadi, tunggu apa lagi segera jadwalkan momen liburan Anda bersama orang-orang terdekat Anda dan rasakan langsung petualangan mendaki singkat ke bukit pandang yang menjadi gardu pandang alami di kawasan wisata tersebut sekarang juga!
Frequently Asked Questions
Apa yang bisa disaksikan dari puncak Batu Pandang Ratapan Angin?
Para pengunjung dapat melihat panorama cantik Telaga Pengilon dan Telaga Warna dari ketinggian.
Mengapa lokasi ini disebut Ratapan Angin?
Nama ini berasal dari suara desiran angin yang melewati celah di antara dua batu besar di atas bukit, yang terdengar seolah-olah seperti ratapan.
Apa yang menarik bagi para penggemar fotografi?
Ada banyak lokasi foto yang menarik dan estetik, termasuk tulisan ikonik, menara pandang kayu, dan latar belakang Telaga Warna.
Apakah trek pendakiannya sulit bagi pemula?
Rutenya cukup pendek, sekitar 300 meter, dan dilengkapi dengan anak tangga serta pegangan, sehingga aman untuk pendaki pemula.